Wajib Helm SNI Segera Diberlakukan

Liputan6.com, Jakarta: Pemerintah mewajibkan semua helm yang beredar di pasar dalam negeri mulai 25 Maret mendatang telah memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI). Hal ini sesuai Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 40 Tahun 2008. Adapun sSat ini pihak kepolisian tengah menggodok jadwal pemberlakuan aturan tersebut diterapkan secara ketat di jalan.

Saat ditemui SCTV, baru-baru ini, sejumlah penjual helm dan aksesori sepeda motor di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Mereka tak keberatan bila pemerintah membolehkan penjualan hanya helm SNI. Apalagi, sebagian besar helm yang beredar di pasar, seperti pasar aksesori sepeda motor di kawasan Kebon Jeruk, telah berstandar nasional.

Helm SNI memang lebih mahal ketimbang helm non-SNI. Helm SNI termurah dijual dengan harga sekitar Rp 130 ribu. Sementara, helm non-SNI ada yang bisa didapat dengan harga hanya Rp 15 ribu. Kendati harganya mahal, banyak pengguna sepeda motor tidak keberatan helm SNI segera dijadikan standar wajib. Mereka umumnya setuju wajib helm SNI dengan alasan keselamatan berkendara. (ANS/Sufiani Tanjung dan Henky Rahman)

Btw,..  hal ini masih menjadi kontroversi, bagaimanakah dengan hel berstandard DOT, SNELL, dan lain-lain yang kini juga sudah eksis dan digemari para bikers dibandingkan helm standard dengan SNI.

Bagi yang belum tahu, ini adalah berbagai standard helm (saya copy paste dr Kaskus.Us:

Snell
Saat ini sertifikasi Snell dianggap sebagai tolok ukur kualitas helm. Snell memberikan standar tertinggi untuk pengujian helm. Snell mengeluarkan sertifikasi untuk produk-produk helm (segala macem helm ; helm sepeda, helm gokart, dll) yang beredar di pasar US. Sertifikasinya sangat spesifik untuk Merk tertentu, type tertentu, dan size tertentu. Beberapa merk dan type helm yang ada dalam certified product listnya Snell (yg mungkin ada di pasaran Indonesia aja) :AGV : 00F3 ;Arai : Astral-X, Astro-TR, Chaser, Classic-LE2, Classic/c, Condor, Corsair, GP-5X, Omni-J, Quantum-2, Rapide-Ov, Rapide-SR, RX-7 Corsair, RX-7RC, Signet-II, SZ-F, SZ-Ram 3, SZ/c, SZ/m, Tour-X, Vcross-3, Viper-GT, VX-3,😄, XDMotard. Bell : Racestar 5, Moto 7R, Moto 7, Moto 8, Moto Jr, SC, SC-X, Sprint. G-Force Racing Gear : Force One/Graphics, GF 650 HJC Corporation : AC-11, AC-11 Carbon, AC-11J, AC-11J Carbon, AC-11N, AC-12, AC-12 Carbon, AC-3, AC-X3, ACX3 Carbon, CL-15, CL-31, CL-SP, CL-X5, CS-5, FG-12, Force Carbon, FXRG, HQ-1, Intake. Shoei Co., Ltd.: J-Wing, PLATINUM-R (hanya untuk ukuran L), RF-1000, TZ-R, V-MOTO, VFX-DT, X-9, X-Eleven, XR-1000.

DOT (Department of Transportation) US
Sebenarnya DOT tidak mengeluarkan List of Approved Product. Namun NHTSA (National Highway Traffic Safety Association, salah satu bagian dari DOT) memiliki list hasil test standard FVMSS 218 (standar DOT untuk helm) untuk setiap Fiscal Year. Merk yang lolos test DOT berhak mencantumkan sticker kecil DOT pada produknya. US DOT sendiri mengakui banyak sticker DOT yang dipalsukan (itu di US, apalagi di Indonesia).

Untuk ngecek apa helm kita DOTnya beneran apa nggak, yang paling gampang adalah memeriksa labelingnya. Helm lulusan DOT harus ada :
(1) Nama pabrik/identifikasi nya.
(2) Model
(3) Size
(4) Tahun dan bulan pembuatan.Bisa dg format lengkap MMMM YYYY (misal June 1990), atau angka M/YY (misal 6/90 )
(5) Simbol / sticker/tulisan DOT. Simbol ini harus kelihatan di bagian luar helm, dg warna yang kontras dg background. Tinggi huruf minimal 1 cm tertulis secara horizontal minimum 2.9 cm, dan maksimum 3.5 cm dari pinggir helm.
(6) Instruksi untuk pembeli, yang tulisannya (gua kutip aslinya) :
(A) “Shell and liner constructed of (identify type(s) of materials)”
(B) “Helmet can be seriously damaged by some common substances without damage being visible to the user. Apply only the following: (Recommended cleaning agents, paints, adhesives, etc., as appropriate) ”
© “Make no modifications. Fasten helmet securely. If helmet experiences a severe blow, return it to the manufacturer for inspection, or destroy it and replace it.”
(D) Any additional relevant safety information should be supplied at the time of purchase by means of an attached tag, brochure, or other suitable means. Jadi, kalo helm nya cuman ditulisin DOT tanpa ada embel2 yang lain, mungkin maksudnya DOT bayi hehehe. Kalo mau beli helm DOT musti bawa penggaris tuch, buat ngukur tulisannya.

E2205 atau ECE 22-05 European Standard
Semua helm yang dijual di Inggris harus lewat sertifikasi ini, atau standar yang lama BS 6658. Helm ECE 22-05 ditest oleh BSI (British Standard Institute). BSI 6658 dan ECE 22-05 termasuk standard tertinggi, dapat disamakan dengan Snell M-2000, dan dianggap lebih tinggi dari standard DOT maupun standar Eropa CE yang lebih tua lainnya. Sticker ECE 22-05 biasanya ada di bagian belakang helm, termasuk identitas batch number.

SNI (Standar Nasional Indonesia)
No comment.
Di daerah Kalimantan, Helm Standar = Helm Yang Ada Stickernya SNI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s